CYCLO PROGYNOVA adalah tablet yang di gunakan untuk persiapan terapi pengganti hormon, di mana kandungan dari 11 tablet berwarna putih masing-masing mengandung 2 mg Estradiol Valerate. 10 tablet berwarna cokelat masing-masing mengandung 500 mcg Norgestrel dan 2 mg Estradiol valerate. Estradiol dan norgestrel adalah bentuk hormon seks utama pada wanita, estrogen dan progesteron. Estradiol adalah bentuk estrogen dan norgestrel yang terjadi secara alamiah adalah bentuk sintetis dari progesteron. Dalam penggunaan obat ini HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Terapi gejala klimakterik, gangguan pasca menopause akibat menurunnya jumlah estrogen, amenore primer dan sekunder, siklus haid tidak teratur disebabkan oleh kekurangan hormon
Indikasi Obat
Cycloprogynova merupakan suplemen untuk membantu memelihara kesehatan pencernaan.
Dosis Obat dan Aturan Pakai
PERHATIAN : Pastikan dosis yang Anda gunakan sesuai dengan
intruksi dokter dengan mempertimbangkan keparahan penyakit, usia, berat
badan, dsb. Dosis yang tertera disini adalah dosis umum.
Sebelum penggunaan: Harus dilakukan pemeriksaan menyeluruh termasuk
pemeriksaan payudara dan harus dipastikan bahwa tidak ada kehamilan.
Tindakan pencegahan: pemeriksaan harus dilakukan dengan selang waktu 6
bulan selama perawatan jangka panjang. Mulai diminum pada hari ke-5
siklus haid.
Aturan Pakai :
Gunakanlah obat ini setelah makan.
Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
Usahakan untuk mengonsumsi Cycloprogynova di waktu yang sama setiap harinya. Jika lupa
mengonsumsi Cycloprogynova, segera minum obat ini bila belum
mendekati jadwal konsumsi obat berikutnya. Jika sudah mendekati, abaikan
dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
Kontra Indikasi dan Peringatan
Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini :
Pasien hipersensitif terhadap kandungan dalam obat ini.
Penderita disfungsi hati, sakit kuning, sindroma Dubin-Johnson, sindroma Rotor, herpes pada kehamilan.
Peringatan :
Beri tahu dokter jika Anda
memiliki benjolan di payudara, mengalami perdarahan dari vagina di luar
siklus menstruasi, atau baru saja mengalami serangan jantung atau
stroke.
Beri tahu
dokter jika Anda memiliki penyakit liver, trigliserida tinggi, diabetes,
migren, hipertensi, endometriosis, miom, asma, lupus, otosklerosis
(tuli bawaan), atau epilepsi.
Beri
tahu dokter mengenai penggunaan Cycloprogynova jika Anda
sedang menggunakan obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
Beri tahu dokter perihal penggunaan Cycloprogynova jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
Tepati jadwal kontrol secara rutin yang ditetapkan dokter selama Anda mengonsumsi Cycloprogynova.
Segera termui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Cycloprogynova.
Efek Samping
Cycloprogynova umumnya ditoleransi baik oleh tubuh. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan.
Efek samping Cycloprogynova meliputi :
Gangguan lambung, mual, sakit kepala, perdarahan tak teratur, pengaruh pada berat badan.
Adverse Drug Event (ADE)
Penggunaan
dosis tinggi melebihi anjuran dapat menyebabkan overdosis. Jika terjadi
reaksi berlebihan segera konsultasikan kepada dokter.
Inetraksi Obat
Hati-hati
saat menggunakan Cycloprogynova dengan obat lain. Interaksi dapat terjadi
antara Cycloprogynova dengan obat-obat berikut :
Penurunan efektivitas estradiol dan norgestrel jika digunakan dengan carbamazepine, phenobarbital, atau rifampicin.
Peningkatan
risiko terjadinya efek samping estradiol dan norgestrel jika digunakan
dengan fluconazole, clarithromycin, asam traneksamat, atau diltiazem.
Penurunan penyerapan asam folat.
Penurunan efektivitas obat antidiabetes, termasuk insulin.
Pengawasan Klinis
Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini :
Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika pernah mengalami reaksi alergi saat mengonsumsi obat.
Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita gangguan ginjal.
Hentikan penggunaan dan kunjungi dokter Anda jika terjadi tanda-tanda alergi.
Penggunaan pada ibu hamil sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.
Penggunaan pada Ibu Hamil dan Ibu Menyusui
Penggunaan pada Ibu Hamil :
Kategori X:
Studi pada binatang percobaan dan manusia telah memperlihatkan adanya
abnormalitas terhadap janin atau adanya risiko terhadap janin.
Penggunaan pada Ibu Menyusui :
Estradiol
dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan
menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.