Please wait...

IMG-LOGO
Jan 28, 2026 | 1216

Memahami Penyakit Ginjal Stadium 3

Apa itu Penyakit Ginjal Stadium 3?


Terdapat 5 stadium dari penyakit ginjal kronis, suatu kondisi ginjal yang terjadi saat anda telah mengalami kerusakan dan kehilangan fungsi ginjal selama paling tidak 3 bulan. Selama penyakit ginjal memasuki stadium 3, ginjal anda dianggap mengalami kerusakan sedang. Namun, perlu dicatat bahwa ginjal anda masih mampu berfungsi cukup normal.

Sekitar 6% orang dewasa di Amerika Serikat mengalami penyakit ginjal stadium 3. Sebagian besar orang mulai melihat gejala lebih awal pada kondisi mereka selama stadium 3.

Sering kali gejala tersebut sangat tidak mudah disadari. Orang dengan penyakit ginjal stadium 3 belum memerlukan hemodialisis, namun beberapa orang pada akhirnya akan memerlukan pengobatan ini untuk membantu membersihkan dan menyaring darah saat ginjal mereka tidak lagi mampu melakukannya.


Gejala Stadium 3


Pada tahap awal, penyakit ginjal kronis sering tidak menimbulkan gejala. Baru pada penyakit ginjal stadium 3 gejala mulai terlihat. Anda mungkin mulai merasakan gejala pada stadium ini karena kerusakan sedang pada ginjal dapat membuat tubuh anda kesulitan untuk membuang kelebihan cairan dan zat melalui urin. Tubuh anda juga mungkin tidak menghasilkan eritropoetin yang cukup, yaitu hormon yang berperan dalam memproduksi sel darah merah.


Selama stadium ini, anda mungkin mulai merasakan gejala-gejala berikut:


·         Anemia

·         Kelelahan

·         Kram otot

·         Kehilangan nafsu makan

·         Mual dan muntah

·         Kesulitan tidur

·         Nyeri pada tulang atau sendi

·         Lebih sering buang air kecil atau kurang dari biasanya

·         Pembengkakan pada pergelangan kaki

·         Mata bengkak.


Perlu dicatat bahwa tidak semua orang mengalami gejala selama stadium ini. Perjalanan setiap orang dengan penyakit ginjal akan berbeda-beda. Beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala sama sekali, sedangkan yang lainnya mungkin mengalami gejala ringan hingga cukup berat.


Penyebab


Beberapa kondisi kesehatan yang mendasari dan kebiasaan gaya hidup dapat meningkatkan risiko anda terkena penyakit ginjal stadium 3. Dua kondisi yang paling sering menyebabkan penyakit ginjal meliputi:

·         Diabetes: Kondisi ini merupakan penyebab paling umum dari penyakit ginjal kronis. Sekitar 40% orang dengan diabetes pada akhirnya mengalami penyakit ginjal kronis, meskipun tidak semuanya mencapai stadium 3. Kadar gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di dalam ginjal.

·         Tekanan darah tinggi: Memiliki tekanan darah tinggi juga dapat merusak pembuluh darah di dalam ginjal, membuatnya lebih sulit untuk membuang kelebihan air dan produk sisa.

Kondisi lain yang dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis termasuk:

·         Infeksi ginjal dan penyakit ginjal genetik (seperti sindrom Alport atau penyakit ginjal polikistik)

·         Penyakit autoimun seperti lupus

·         Vaskulitis

·         Kelainan bentuk ginjal bawaan lahir.


Faktor Risiko


Di samping memiliki kondisi medis tertentu, faktor berikut ini juga dapat meningkatkan risiko anda mengalami kondisi tersebut:


·         Mengonsumsi makanan tinggi natrium (garam)

·         Merokok

·         Tidak mendapatkan tidur yang cukup dan tidak berolahraga secara teratur dalam seminggu.


Diagnosis


Jika anda merasa mengalami gejala dari penyakit ginjal stadium 3, sebaiknya kunjungi penyedia layanan kesehatan anda untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Selama janji tamu, mereka akan menanyakan tentang riwayat kesehatan dan melakukan tes fisik untuk mengetahui lebih tentang gejala anda. Penyedia layanan kesehatan anda juga mungkin akan meminta untuk melakukan pemeriksaan lainnya, seperti eGFR dan tes darah tertentu.


eGFR


Suatu pengukuran yang disebut dengan estimated glomerular filtration rate (eGFR) merupakan pemeriksaan umum untuk mendiagnosis penyakit ginjal dan menilai seberapa parah kondisi anda. Penyedia layanan kesehatan anda akan menggunakan sampel darah anda untuk menilai seberapa cepat dan efektif glomeruli anda bekerja. Glomeruli merupakan komponen yang sangat kecil dalam ginjal yang menyaring produk sisa dan cairan keluar dari darah.

eGFR setiap orang sering kali bervariasi berdasarkan faktor-faktor seperti jenis kelamin dan usia. Pada umumnya, sebagian besar orang tanpa penyakit ginjal memiliki eGFR paling tidak 90 mililiter per menit (mL/min). Berikut ini hasil eGFR pada setiap stadium penyakit ginjal:


Stadium

EGFR (mL/menit)

1

90 atau lebih

2

60 hingga 89

3

30 hingga 59

4

15 hingga 29

5

Kurang dari 15

 

Perlu dicatat bahwa penyedia layanan kesehatan anda terkadang mengatakan anda terkena penyakit ginjal stadium 3A atau 3B. Stadium 3A tidak terlalu berat, artinya anda memiliki nilai eGFR 45 hingga 59 mL/menit. Stadium 3B lebih berat dan mengindikasikan penurunan fungsi ginjal yang lebih besar, artinya hasil eGFR anda mungkin berada di antara 30 dan 44 mL/menit


Pemeriksaan Tambahan


Selain eGFR, penyedia layanan kesehatan anda juga dapat meminta pemeriksaan lain untuk lebih mengetahui tentang kondisi anda. Pemeriksaan tersebut meliputi:

·         Urine albumin-creatinine ratio (uACR): Pemeriksaan kadar protein dalam urin anda.

·         Tes darah perhitungan darah lengkap: Memeriksa adanya anemia.

·         Tes darah panel metabolik: Mengukur keseimbangan cairan tubuh secara keseluruhan, serta kesehatan hati dan ginjal.

·         Hormon paratiroid dan vitamin D: Memantau abnormalitas tulang dan mineral.

·         Elektrokardiogram (ECG/EKG): Mendeteksi adanya masalah pada ritme jantung anda, suatu potensi komplikasi dari penyakit ginjal kronis.


Pengobatan


Penyedia layanan kesehatan anda tidak dapat memulihkan kerusakan ginjal yang terjadi selama penyakit ginjal stadium 3. Namun, anda dapat mengambil langkah untuk memperlambat perkembangan kondisi anda dan mencegah terjadinya penyakit komplikasi.

Rencana pengobatan yang tepat untuk anda tergantung pada kesehatan anda secara keseluruhan dan tingkat keparahan gejala anda. Penyedia layanan kesehatan anda mungkin merekomendasikan obat-obatan berikut ini:


·         Obat-obatan statin untuk mengurangi risiko komplikasi penyakit jantung.

·         Obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah, misalnya ACE inhibitor seperti Capoten (captopril).

·         Pil zat besi untuk meningkatkan produksi sel darah merah jika anda menderita anemia.

·         Insulin untuk menurunkan kadar gula darah yang disebabkan oleh diabetes.

Disamping obat-obatan, penyedia layanan kesehatan anda juga mungkin menganjurkan untuk mencoba kebiasaan gaya hidup tertentu untuk mengurangi gejala, memperbaiki penyebab yang mendasari penyakit ginjal (seperti tekanan darah tinggi atau diabetes), dan mencegah komplikasi. Gaya hidup tersebut meliputi:

·         Membatasi asupan alkohol dan tembakau

·         Mengonsumsi makanan rendah natrium

·         Minum air putih yang cukup sepanjang hari

·         Menggerakan tubuh anda atau melakukan beberapa aktivitas fisik harian


Bagaimana Cara Mencegah Perkembangan Penyakit Ginjal


Jika anda sudah terkena penyakit ginjal kronis, anda mungkin tidak mampu untuk sepenuhnya menghentikan perkembangan penyakit tersebut. Namun, anda dapat mengambil langkah untuk membantunya berkembang lebih lambat. Beberapa cara untuk memperlambat kondisi anda termasuk:

·         Membatasi penggunaan obat-obatan apa pun yang dapat memengaruhi fungsi ginjal, seperti obat-obatan anti inflamasi nonsteroid seperti Advil (ibuprofen)

·         Meminta dukungan tentang bagaimana cara berhenti merokok

·         Tetap terhidrasi

·         Bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan anda untuk mengelola kondisi kesehatan yang mendasari yang mungkin berkontribusi terhadap gejala yang berhubungan dengan ginjal.


Kondisi Terkait


Penderita penyakit ginjal kronis mengalami peningkatan risiko untuk terkena kondisi yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah seperti serangan jantung atau stroke. Risiko ini merupakan yang paling besar bagi orang yang menderita penyakit ginjal kronis berat, seperti stadium 4 atau 5. Namun, bahkan orang yang berada di stadium 3 pun dapat mengalami risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi tersebut.


Hidup dengan Penyakit Ginjal Stadium 3


Bagi siapa yang hidup dengan penyakit ginjal stadium 3, kondisi ini belum berdampak signifikan terhadap fungsi ginjal. Bahkan, mungkin anda baru mulai merasakan gejalanya atau baru didiagnosis. Hal itu bisa menjadi sulit untuk didiagnosis penyakit ginjal dan tidak apa-apa merasakan apa pun yang anda rasakan. Namun, penting untuk mengelola kondisi tersebut lebih awal untuk mengurangi risiko penyakit anda berkembang.

Sebuah studi menunjukkan bahwa hanya 4% orang dengan penyakit ginjal stadium 3 memerlukan hemodialisis 10 tahun kemudian. Namun, penderita penyakit ginjal stadium 3 memiliki risiko yang cukup tinggi untuk suatu saat memerlukan hemodialisis, dengan risiko paling besar bagi orang yang sudah menderita penyakit pada stadium 3. Oleh karena itu, menjalankan rencana pengobatan anda dan menerapkan perubahan gaya hidup tertentu dapat membantu menurunkan risiko komplikasi jangka panjang.

 

Tonton melalui youtube

 

https://keapotek.com

https://keapotek.com/Articles

Source 

Your Cart

Your basket is empty